Bupati Warsubi Perkuat Ketahanan Pangan Jombang, Hibah Gabah Disalurkan Lewat Program Desa MANTRA

JOMBANG, Beritajombang.id – Pemerintah Kabupaten Jombang menyalurkan bantuan hibah gabah untuk mengisi lumbung pangan desa melalui Program Desa MANTRA (Mandiri, Aman, dan Sejahtera) Tahun Anggaran 2026. Program ini ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan di tingkat desa sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat.

Penyerahan bantuan hibah gabah tersebut dilakukan secara simbolis sebagai bagian dari upaya Pemkab Jombang dalam mengantisipasi potensi kerawanan pangan dan menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., penguatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Melalui penguatan lumbung pangan desa, pemerintah daerah berupaya mendorong tersedianya cadangan pangan yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi kondisi darurat atau gangguan pasokan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Dukung Kemandirian Desa

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang sebagai perangkat daerah yang menangani urusan ketahanan pangan.

Bantuan hibah gabah diharapkan dapat memperkuat fungsi lumbung pangan desa sebagai penyangga kebutuhan pangan masyarakat. Keberadaan cadangan tersebut dinilai penting untuk membantu desa menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan.

Namun, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan. Pengelolaan lumbung pangan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab juga diperlukan agar cadangan gabah dapat dipelihara dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Pemerintah desa memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan bantuan berjalan dengan baik. Keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Program Desa MANTRA Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Program Desa MANTRA menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis desa. Dengan tersedianya cadangan gabah yang dikelola secara baik, desa diharapkan memiliki kemampuan lebih besar dalam menghadapi potensi kekurangan pasokan pangan.

Upaya ini juga membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, perangkat daerah terkait, pemerintah desa, dan masyarakat. Koordinasi antarpihak diperlukan agar bantuan yang disalurkan dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.

Melalui bantuan hibah gabah untuk lumbung pangan desa pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Jombang berharap kapasitas cadangan pangan di tingkat desa semakin kuat.

Keberlanjutan program akan bergantung pada pengelolaan lumbung pangan, pemeliharaan cadangan gabah, serta pengawasan terhadap pemanfaatannya. Dengan demikian, program tersebut diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan desa dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *